INILAH.COM, Jayapura - Bermain di hadapan pendukungnya di Stadion Madala, Persipura Jayapura tampil garang menggasak South China pada lanjutan Liga Champions Asia, Selasa (3/5/11).
Hadirnya mantan punggawa Manchester United, Nicky Butt, dan mantan topskor Eredivise Belanda Mateja Kezman di klub asal Hongkong tersebut tak menciutkan nyali Mutiara Hitam. Boaz Solossa dkk tetap tampil trengginas hampir sepanjang laga.
Adalah Kezman yang lebih dulu membuka peluang, namun tendangannya masih melebar di samping kiri gawang Persipura Jayapura. Tetapi dua menit kemudian, giliran Persipura mengancam dan bahkan berhasil mencetak gol.
Permainan umpan pendek cepat antara Boaz dan Zah Rahan diselesaikan bomber Timnas Liberia itu menjadi sebuah gol. 1-0 Mutiara Hitam unggul.
Namun keunggulan tersebut tak bertahan lama. 13 menit kemudian Xu Deshuai melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang gagal diantisipasi kiper Persipura Hoon Yoo Jae dari luar kotak penalti.
Persipura kembali memimpin satu menit jelang babak pertama usai. Boaz sukses menyelesaikan situasi kemelut di depan gawang South China dengan sebuah gol dari jarak dekat. Kedudukan 2-1 ini bertahan hingga wasit memberikan waktu turun minum.
Persipura tetap agresif di babak kedua. Pasukan arahan Jacksen F. Tiago itu mendapatkan dua peluang emas di awal babak kedua. Satu tendangan Victor Igbonefo berhasil dimentahkan kiper South China Hung Fai, sementara Boaz tampil terlalu berhati-hati hingga tak bisa memanfaatkan situasi one-on-one dengan kiper lawan.
Namun Boaz membayar kesalahannya pada menit ke-60 dengan mencetak gol kedua lewat tendangan penalti. Hadiah penalti diberikan setelah tangan pemain lawan menyentuh bola di daerah terlarang.
Bertambahnya gol membuat kepercayaan diri Mutiara Hitam semakin bertambah pula. Serangan demi serangan terus dibangun. Andai kiper Hung Fai tak tampil cemerlang menggagalkan sontekan titus Bonai saat berhadapan satu lawan satu, wakil dari Hongkong itu bisa tertinggal semakin jauh.
Adalah Gerard Pangkali, yang kemudian menambah keunggulan Persipura menjadi 4-1 pada menit ke-76. Tendangan melengkungnya dari sisi kotak penalti berhasil bersarang di tiang jauh.
Namun South China berhasil mencuri gol hiburan empat menit jelang laga usai. Ng Wai sukses mengonversi tendangan sudut menjadi gol lewat sundulan kepalanya. Hasil 4-2 bertahan hingga laga usai.
Kemenangan ini mengantarkan Persipura Jayapura ke puncak klasemen sementara dengan raihan 10 poin dari lima laga, unggul tiga poin dari peringkat ketiga Chonburi yang baru akan tampil sore ini.
Jumlah tersebut tak terkejar lagi oleh peringkat ketiga yang ditempati South China dengan lima poin, memastikan satu tiket bagi Persipura ke fase knock out.
East Bengal dari India berada di peringkat buncit dengan dua poin dari empat laga.
Hadirnya mantan punggawa Manchester United, Nicky Butt, dan mantan topskor Eredivise Belanda Mateja Kezman di klub asal Hongkong tersebut tak menciutkan nyali Mutiara Hitam. Boaz Solossa dkk tetap tampil trengginas hampir sepanjang laga.
Adalah Kezman yang lebih dulu membuka peluang, namun tendangannya masih melebar di samping kiri gawang Persipura Jayapura. Tetapi dua menit kemudian, giliran Persipura mengancam dan bahkan berhasil mencetak gol.
Permainan umpan pendek cepat antara Boaz dan Zah Rahan diselesaikan bomber Timnas Liberia itu menjadi sebuah gol. 1-0 Mutiara Hitam unggul.
Namun keunggulan tersebut tak bertahan lama. 13 menit kemudian Xu Deshuai melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang gagal diantisipasi kiper Persipura Hoon Yoo Jae dari luar kotak penalti.
Persipura kembali memimpin satu menit jelang babak pertama usai. Boaz sukses menyelesaikan situasi kemelut di depan gawang South China dengan sebuah gol dari jarak dekat. Kedudukan 2-1 ini bertahan hingga wasit memberikan waktu turun minum.
Persipura tetap agresif di babak kedua. Pasukan arahan Jacksen F. Tiago itu mendapatkan dua peluang emas di awal babak kedua. Satu tendangan Victor Igbonefo berhasil dimentahkan kiper South China Hung Fai, sementara Boaz tampil terlalu berhati-hati hingga tak bisa memanfaatkan situasi one-on-one dengan kiper lawan.
Namun Boaz membayar kesalahannya pada menit ke-60 dengan mencetak gol kedua lewat tendangan penalti. Hadiah penalti diberikan setelah tangan pemain lawan menyentuh bola di daerah terlarang.
Bertambahnya gol membuat kepercayaan diri Mutiara Hitam semakin bertambah pula. Serangan demi serangan terus dibangun. Andai kiper Hung Fai tak tampil cemerlang menggagalkan sontekan titus Bonai saat berhadapan satu lawan satu, wakil dari Hongkong itu bisa tertinggal semakin jauh.
Adalah Gerard Pangkali, yang kemudian menambah keunggulan Persipura menjadi 4-1 pada menit ke-76. Tendangan melengkungnya dari sisi kotak penalti berhasil bersarang di tiang jauh.
Namun South China berhasil mencuri gol hiburan empat menit jelang laga usai. Ng Wai sukses mengonversi tendangan sudut menjadi gol lewat sundulan kepalanya. Hasil 4-2 bertahan hingga laga usai.
Kemenangan ini mengantarkan Persipura Jayapura ke puncak klasemen sementara dengan raihan 10 poin dari lima laga, unggul tiga poin dari peringkat ketiga Chonburi yang baru akan tampil sore ini.
Jumlah tersebut tak terkejar lagi oleh peringkat ketiga yang ditempati South China dengan lima poin, memastikan satu tiket bagi Persipura ke fase knock out.
East Bengal dari India berada di peringkat buncit dengan dua poin dari empat laga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar