Sabtu, 07 Mei 2011

Legenda Rossoneri Buka AC Milan Junior Camp di Jakarta


Meylan Fredy Ismawan - detiksport
Jakarta - Untuk kedua kalinya, AC Milan Junior Camp kembali digelar di Indonesia. Ajang pencarian pemain muda berbakat ini dibuka secara langsung oleh mantan striker Rossoneri, Daniele Massaro.

Acara pembukaan Indonesian All Star Team Challenge powered by The AC Milan Junior Camp dilakukan di lapangan sepakbola Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (7/5/2011). Selain di Jakarta (7-8 Mei), AC Milan Junior Camp juga akan melakukan roadshow ke Bandung dan Pekanbaru (14-15 Mei), Semarang dan Medan (21-22 Mei), Malang dan Palembang (28-29 Mei), Balikpapan dan Makassar (4-5 Juni), dan Bali (11-12 Juni).

Program ini bertujuan untuk mencari 60 pemain muda berbakat berusia 10-16 tahun. Dari tiap kota, akan dipilih enam pemain terbaik yang akan mengikuti Milan Junior Camp di Bali selama dua pekan pada bulan Juni-Juli mendatang.

Di Bali, mereka akan mendapatkan pelatihan sepakbola dari pelatih AC Milan Academy. Sebanyak 18 peserta terbaik akan mewakili Indonesia untuk mengikuti turnamen internasional tahunan yang digelar AC Milan, Intesa San Paolo Italia, pada bulan Oktober.

Indonesia punya prestasi gemilang di Intesa San Paolo Italia tahun lalu. Indonesian All Star Team yang berkekuatan 17 pemain muda--yang tersaring lewat program Milan Junior Camp--berhasil meraih juara setelah mengalahkan Italia 1-0 di final.

Dalam sambutannya, Massaro yang bertindak sebagai Duta AC Milan mengaku bangga dengan program ini. Dia pun beraharap anak-anak yang ikut dalam program ini bisa meniru semangat Milan untuk jadi juara.

"Saya sangat bangga mengetahui bahwa saya secara personal dan sebagai perwakilan klub memiliki banyak fans di sini. Milan Junior Camp dan Milan Soccer Schools merupakan suatu program strategi bagi klub," kata Massaro.

"Filosofi AC Milan adalah untuk menggali talenta para bakat sepakbola muda dan membantu mereka berkembang di negara asalnya, melalui sistem pelatihan taktikal kedisiplinan dari para pelatih kami," lanjut pria 49 tahun ini.

"Saya harap anak-anak yang berlatih di sini bisa jadi pemain dunia. Saya juga berharap mereka bisa terinspirasi semangat Milan untuk menjadi juara," tandasnya.


( mfi / a2s )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar